Serunya Paskah SD Tarsisius Vireta

Keluarga besar SD Tarsisius Vireta merayakan Paskah dengan meriah (Tangerang, Rabu, 20 April 2022). Perayaan Paskah kali ini dimeriahkan oleh penampilan dari peserta didik. Ada yang menampilkan tari-tarian, menyanyi, membaca puisi dan testimony dari orangtua peserta didik dan lain sebagainya. Selain itu, perayaan paskah dimeriahkan oleh doorprize yang didapatkan oleh peserta didik. Peserta didik terlihat sangat antusias mengikuti perayaan paskah.

REKOLEKSI KELAS V-IV: MENGENAL DIRI MELALUI LAMBANG DIRI

SD Tarsisius Vireta setiap tahun mengadakan rekoleksi untuk membina karakter peserta didik. Selain itu, rekoleksi yang diadakan diharapkan memampukan peserta didik memiliki keseimbangan jasmani dan rohani, mensyukuri atas kebaikan Tuhan, menghilangkan trauma dan dipulihkan secara spiritual, membina dan memelihara iman, menemukan Tuhan dalam setiap pengalaman hidupnya, menjadi pribadi yang selalu  introspeksi diri, dan menyadari diri sebagai pribadi yang berharga.

Try Out Kelas VI SD Tarsisius Vireta

Dalam kata sambutannya, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Antonina Dewi Retnowati, S.Pd memberi semangat kepada peserta didik agar belajar sungguh-sungguh. “Anak-anak yang terkasih perlu merubah pola belajar setelah beberapa tahun mengikuti Pelajaran Jarak Jauh (PJJ),” kata Wakasek Bidang Kurikulum.

Kegiatan Penyusunan Kisi-Kisi US 2022 Ditutup

Seperti diketahui Perwakilan SD Tarsisius Vireta Hadiri Undangan Penyusunan Kisi-Kisi Ujian Sekolah (Tangerang, Kamis, 10/03/2022) di SDN Sukamantri I. Pada kesempatan itu dihadiri oleh Pembina, pengawas gugus dan KKG Gugus 060, 061, 063 dan 064 Kecamatan Pasarkemis.

YBHK Mengadakan Pelatihan Kurikulum Merdeka Belajar

Yayasan Bunda Hati Kudus (YBHK) mengadakan pelatihan Kurikulum Merdeka Belajar (Jumat, 11/ 3/2022). Adapun pelatihan tersebut dihadiri kurang lebih 257 orang, yang terdiri dari pimpinan YBHK dan para guru yang mengabdi di sekolah-sekolah YBHK. Bapak Rahmat Hidayat selaku praktisi Kurikulum Merdeka Belajar bertindak sebagai narasumber. Pada kesempatan itu bapak Rahmat Hidayat menyampaikan esensi dari Kurikulum Merdeka Belajar.

Kurikulum Merdeka Belajar: Sebuah Interpretasi

“Ganti menteri ganti kebijakan termasuk perubahan kurikulum pendidikan, nilai-nilai, ideologi dan tujuan-tujuan”. Seperti kita ketahui bahwa berbagai alasan dan rasionalisasi sehingga kurikulum di Indonesia terus mengalami pergantian dari waktu ke waktu. Sejak kemerdekaan tahun 1945, kurikulum pendidikan nasional terus mengalami perubahan, mulai pada tahun 1947, 1952, 1964, 1968, 1975, 1984, 1994, dan 2004, 2006, 2013 hingga kurikulum Merdeka Belajar 2022.

Sekolah Tarsisius Vireta Melaksanakan Misa Rabu Abu

Sekolah Tarsisius Vireta melaksanakan Misa Rabu Abu (Rabu, 2 Maret 2022) yang dipimpin oleh Pastor Yusuf Gunarto, SMM. Seperti diketahui, Rabu Abu adalah awal puasa dan pantang selama 40 hari sebelum hari Paskah. Abu ditaburkan pada dahi umat sebagai tanda perkabungan, merendahkan diri, dan pertobatan agar layak menyambut kemenangan Kristus yang bangkit dari antara orang mati.

SD Tarsisius Membuka PPDB Gelombang III

SD Tarsisius Vireta Membuka Pendaftaran Peserta Didik Baru Gelombang 3 (2 Februari-30 Juni 2022). Daftarkan segera putra-putri bapak-ibu. Hubungi Contact Persons atau scan barcode yang tertera pada flyer. SD Tarsisius Vireta terletak di Jl. Danau Singkarak Raya Vila Regensi II Blok AE 8-9 Pasar Kemis, Tangerang, Banten.

Vaksinasi Ke-2 Untuk Peserta Didik Kelas I, II, dan V

SD Tarsisius Vireta, dan Puskesmas Kutabumi/Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang melaksanakan vaksinasi ke-2 untuk peserta didik kelas 1, 2, dan 5 (Tangerang, Selasa, 15/02/2022). Vaksinasi ke-2 kali ini diikuti oleh sekolah-sekolah di Kabupaten Tangerang antara lain SD Tarsisius Vireta, SD Harapan Ibu, SD Mutiara Bangsa, SD Penabur Ilmu, SD Gelam Jaya, dan lain-lain. Seperti biasanya vaksinasi dimulai dengan pengecekan data, suhu tubuh dan kelayakan peserta didik untuk mengikuti vaksinasi.

Valentine Day: Memuliakan Martabat Manusia

Penghargaan terhadap cinta suci dua insan manusia, pria dan wanita, kian hari menjadi tantangan. Terutama dengan tren zaman yang cenderung mendegradasi moral seksual dan perendahan martabat tubuh sesama. Valentine Day mengingatkan kita kembali pada cinta suci dan pemuliaan tubuh itu. Kisah itu menjadi legenda sejak kehadiran Santo Valentinus. Sejarah Valentine Day pun tidak lepas dari kisah heroik sosok Santo Valentinus ini.

Menjadi Guru: Bukan Sekedar Profesi Melainkan Panggilan

Baginya, guru adalah seorang petani yang terus menuai tak henti. Meskipun profesi guru juga menyentuh berbagai bidang mulai manager, psikolog dan lain sebagainya. “Menjadi guru sama seperti seorang petani. Sama-sama menanam, seorang guru langsung menuai dan tak henti-hentinya menuai.  Tanam hari ini, tuai hari ini juga, dan akan terus menuai pada kemudian hari. Menjadi guru harus terus belajar tidak pernah ada kata cukup dan tuntas. Harus selalu mengalami pembaruan. Walaupun profesi guru ada kalanya seperti menjadi manajer yang harus menentukan rancangan pelaksanaan pembelajaran. Ada kalanya harus menjadi psikolog yang mampu menjiwai peserta didik. Dan, ada kalanya harus menjadi artis sebagai figur motivator bagi mereka. Mendidik, Melatih dan mengajar merupakan tugas utama guru. Mendidik, Melatih dan mengajar membutuhkan kesabaran tak terhingga. Oleh karena itu, untuk menjadi guru dibutuhkan sebuah panggilan”

Pembelajaran Tatap Muka Terbatas SD Tarsisius Vireta

SD Tarsisius Vireta resmi mengadakan PTMT dengan protokol kesehatan yang ketat (Selasa, 9/11/2021). Wakil Kepala Sekolah Kurikulum, Antonina Dewi Retnowati, S.Pd mengatakan bahwa peserta didik sangat antusias mengikuti PTMT hari ini meskipun sistem nomor presensi ganjil-genap. Peserta didik yang berada di rumah dapat mengikuti penjelasan guru melalui google meet. Terlihat dari wajah peserta didik kerinduan yang dalam untuk belajar seperti biasanya. “ya, Peserta didik baik di rumah maupun di sekolah antusias mengikuti PTMT hari ini dan terpancar dari wajah-wajah mereka kerinduan mendalam untuk belajar seperti biasa,” kata Wakasek Dewi Retnowati.*

× PPDB 2022-2023