Peserta Didik Bersama Narasumber

Bina Praremaja Kelas V SD Tarsisius Vireta

Bina praremaja merupakan perhatian khusus SD Tarsisius Vireta dalam membekali peserta didik untuk merawat dan melindungi tubuhnya. Selain itu, pembinaan praremaja berguna untuk memberi edukasi tentang keunikan laki-laki dan perempuan sebagai ciptaan Tuhan yang paling mulia.

Mengembalikan Profesionalisme Guru

Menurut Robert W. Richey dan D. Westby Gibson (dalam Tirtorahardjo, 2007)), menjelaskan bahwa Profesional berarti lebih mengutamakan pelayanan kemanusiaan yang ideal; pekerjaan tersebut mendapat pengakuan dari masyarakat; memiliki  organisasi profesi; mempunyai kode etik sebagai landasan dalam melaksanakan tugas  pekerjaan profesi tersebut; dan Pemangku profesi memandang profesinya sebagai suatu karir hidup. Ciri umum professional melekat pada profesi guru sehingga guru dikenal sebagai pengajar, guru sebagai pembimbing, dan guru sebagai administrator kelas.

Menjadi Guru: Bukan Sekedar Profesi Melainkan Panggilan

Baginya, guru adalah seorang petani yang terus menuai tak henti. Meskipun profesi guru juga menyentuh berbagai bidang mulai manager, psikolog dan lain sebagainya. “Menjadi guru sama seperti seorang petani. Sama-sama menanam, seorang guru langsung menuai dan tak henti-hentinya menuai.  Tanam hari ini, tuai hari ini juga, dan akan terus menuai pada kemudian hari. Menjadi guru harus terus belajar tidak pernah ada kata cukup dan tuntas. Harus selalu mengalami pembaruan. Walaupun profesi guru ada kalanya seperti menjadi manajer yang harus menentukan rancangan pelaksanaan pembelajaran. Ada kalanya harus menjadi psikolog yang mampu menjiwai peserta didik. Dan, ada kalanya harus menjadi artis sebagai figur motivator bagi mereka. Mendidik, Melatih dan mengajar merupakan tugas utama guru. Mendidik, Melatih dan mengajar membutuhkan kesabaran tak terhingga. Oleh karena itu, untuk menjadi guru dibutuhkan sebuah panggilan”

Pembelajaran Tatap Muka Terbatas SD Tarsisius Vireta

SD Tarsisius Vireta resmi mengadakan PTMT dengan protokol kesehatan yang ketat (Selasa, 9/11/2021). Wakil Kepala Sekolah Kurikulum, Antonina Dewi Retnowati, S.Pd mengatakan bahwa peserta didik sangat antusias mengikuti PTMT hari ini meskipun sistem nomor presensi ganjil-genap. Peserta didik yang berada di rumah dapat mengikuti penjelasan guru melalui google meet. Terlihat dari wajah peserta didik kerinduan yang dalam untuk belajar seperti biasanya. “ya, Peserta didik baik di rumah maupun di sekolah antusias mengikuti PTMT hari ini dan terpancar dari wajah-wajah mereka kerinduan mendalam untuk belajar seperti biasa,” kata Wakasek Dewi Retnowati.*

Ibu: Malaikat yang Dikirim Tuhan

Ibu, entah dengan apa
Aku membalas kasih sayangmu
Segenggam emas atau pun berlian
Tak dapat membalas kasih sayangmu
Selama sembilan bulan lebih
Engkau membawaku
kemana saja engkau pergi
Setelah tiba waktunya aku pun dilahirkan
Engkau membedongku dengan penuh kasih sayang

× PPDB 2022-2023