Graduation SD Tarsisius Vireta: Examination Is Important Thing But Not Everything

Meskipun di tengah situasi yang tidak menentu dan penuh ketidakpastian. Ada seberkas cahaya dan sukacita yang dialami oleh sebagian orang. Begitulah kiranya yang dialami oleh siswa-siswi SD Tarsisius Vireta. Pasalnya hari ini, wisuda sekaligus pengumuman diadakan di aula Sekolah Tarsisius Vireta-Tangerang (Selasa, 15/6/2021).

Adapun tema yang diusung yaitu Mengukir Prestasi Meraih Impian di Masa Pandemi. Pada kesempatan itu hadir Koordinator Unit Sekolah Tarsisius Vireta, bapak Januarius Suharjo, S.Pd, kepala sekolah SMP Tarsisius Vireta, bapak Agustinus Santoso, S.Kom, kepala sekolah SD Tarsisius Vireta, bapak Fx. Sriwidodo Ananto, S.Pd, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, Antonina Dewi Retnowati, S.Pd, tim kerja guru dan karyawan SD Tarsisius Vireta, dan bapak-ibu wali orang tua siswa serta sepuluh perwakilan yang diundang dari jumlah 119 orang siswa kelas VI.

Dalam sambutannya Kepala SD Tarsisius Vireta menyampaikan berbagai motivasi dan inspirasi kepada peserta didik terutama siswa kelas VI. “generasi kalian, genenasi perubahan dimana sebelumnya kita melaksanakan ujian sekolah secara offline namun sudah dua tahun pelajaran dilaksanakan secara online,” tutur Fx. Sriwidodo Ananto yang akrab dipanggil “Babe Wid.” Selain itu, ia mengungkapkan bahwa tinggi atau rendah nilai tidak menentukan siapa sebenar diri peserta didik. Menurutnya, masih banyak potensi yang ada dalam diri peserta didik. “Ujian itu penting tapi bukan segalanya, examination is important thing but not everything,” tegasnya

Tidak hanya itu, ia juga menyinggung pentingnya spiritualitas sebagai fondasi bagi peserta didik dimana pun berada. “perilaku dan sikap serta perbuatan dan nilai-nilai Yayasan Bunda Hati Kudus meliputi kasih, bersyukur, disiplin, bertanggungjawab, tangguh, inovasi, dan jujur”, lanjutnya

Pada kesempatan itu, perwakilan Ketua Pengurus Yayasan Bunda Hati Kudus (YBHK) bapak Yoakim Lamablawa, S.Pd., menyampaikan proficiat kepada siswa-siswi kelas VI angkatan ke-22 tahun pelajaran 2020-2021. Selain itu, beliau juga memberikan motivasi dan inspirasi agar siswa-siswi tetap mengembangkan diri. “kalian telah mengalami transformasi diri terutama dalam proses yang kalian jalani mulai dari awal masuk hingga hari ini, Belajar tidak identik dengan sekolah, belajar dapat diperoleh dari pengalaman hidup”, kata Yoakim Lamablawa dalam video sambutannya

Setelah melalui berbagai rangkaian kegiatan, wakil kepala sekolah bidang Kurikulum, Antonina Dewi Retnowati S.Pd membacakan sepuluh siswa yang berprestasi dengan bobot nilai tertentu. Nama peserta didik yang namanya dibacakan, antara lain Margaret Ordella Koilher, Kheyzia Sabrina Winata, Mheyzia Sabrina Winata, Kevin Reinhard Joshua, Marybell Joanna Lie, Joanne Abigail Wijaya, Elva Virnie, Kelly Rosalina Siswanto, Darmstater Skolastika Jeanne Agnes, Alicia Arianna Pricillia dan Johana Yosefa Sitorus.

Adapun dalam graduation ini dihadiri oleh dua orang tua siswa, yang menerima penyerahan secara simbolis siswa kelas VI dari SD Tarsisius Vireta. Setelah itu, ibu Lidia Arin sebagai wakil dari orang tua siswa menyampaikan beberapa hal. Ibu Lidia Arin menyampaikan terima kasih kepada para guru SD Tarsisius Vireta. “kami mengucapkan terima kasih kepada para guru SD Tarsisius Vireta yang telah membimbing anak-anak kami higga hari ini mereka lulus dari jenjang Sekolah Dasar,” kata Lidia yang juga merupakan orang tua dari Margaret Ordella Koilher peringkat pertama dalam jumlah nilai. (Detianus Gea)

Sharing is Caring!
×

Chat Kami

Senin-Jumat: 08.00-14.00 WIB

×