Artikel

Santo Tarsisius: Mencintai Yesus Secara Sempurna

Santo Tarsisius lahir di Roma tahun 263 M. St. Tarsisius seorang martir awal kekritenan di Roma. Ia menjadi martir pada usia 12 tahun. Data tertulis yang menceritakan tentang martir muda ini ditemukan dalam sebuah puisi yang ditulis oleh Paus Damasus. Paus Damasus membandingkan kemartiran St. Tarsisius dan kemartiran St. Stefanus. Mereka sama-sama dirajam demi iman mereka akan Yesus Kristus. St. Stefanus dirajam oleh orang-orang Yahudi dan St. Tarsisius dirajam oleh teman-temannya ketika membawa Sakramen Mahakudus.

Kurikulum Merdeka Belajar: Sebuah Interpretasi

“Ganti menteri ganti kebijakan termasuk perubahan kurikulum pendidikan, nilai-nilai, ideologi dan tujuan-tujuan”. Seperti kita ketahui bahwa berbagai alasan dan rasionalisasi sehingga kurikulum di Indonesia terus mengalami pergantian dari waktu ke waktu. Sejak kemerdekaan tahun 1945, kurikulum pendidikan nasional terus mengalami perubahan, mulai pada tahun 1947, 1952, 1964, 1968, 1975, 1984, 1994, dan 2004, 2006, 2013 hingga kurikulum Merdeka Belajar 2022.

Valentine Day: Memuliakan Martabat Manusia

Penghargaan terhadap cinta suci dua insan manusia, pria dan wanita, kian hari menjadi tantangan. Terutama dengan tren zaman yang cenderung mendegradasi moral seksual dan perendahan martabat tubuh sesama. Valentine Day mengingatkan kita kembali pada cinta suci dan pemuliaan tubuh itu. Kisah itu menjadi legenda sejak kehadiran Santo Valentinus. Sejarah Valentine Day pun tidak lepas dari kisah heroik sosok Santo Valentinus ini.

Ibu: Malaikat yang Dikirim Tuhan

Ibu, entah dengan apa
Aku membalas kasih sayangmu
Segenggam emas atau pun berlian
Tak dapat membalas kasih sayangmu
Selama sembilan bulan lebih
Engkau membawaku
kemana saja engkau pergi
Setelah tiba waktunya aku pun dilahirkan
Engkau membedongku dengan penuh kasih sayang

Mengembalikan Profesionalisme Guru

Menurut Robert W. Richey dan D. Westby Gibson (dalam Tirtorahardjo, 2007)), menjelaskan bahwa Profesional berarti lebih mengutamakan pelayanan kemanusiaan yang ideal; pekerjaan tersebut mendapat pengakuan dari masyarakat; memiliki  organisasi profesi; mempunyai kode etik sebagai landasan dalam melaksanakan tugas  pekerjaan profesi tersebut; dan Pemangku profesi memandang profesinya sebagai suatu karir hidup. Ciri umum professional melekat pada profesi guru sehingga guru dikenal sebagai pengajar, guru sebagai pembimbing, dan guru sebagai administrator kelas.

× PPDB 2023-2024